Where are You Indonesian?

Kegemaran orang Indonesia untuk belanja sepertinya memang sudah terkenal seantero dunia, makanya sering sekali membaca berita atau blog yang isinya berita betapa orang Indonesia sering sekali belanja.  Nah, katanya spot yang paling sering dikunjungi orang Indonesia kalau ga Hongkong, Singapura dan Bangkok.

Pernah suatu saat, saya dan 6 orang teman lainnya berkunjung ke Thailand  selama 10 hari ala backpaker. Tujuan utamanya adalah Ayutthaya, Bangkok, Chiang Mai, Krabi dan Phi-phi Island.

at Ayutthaya

Tujuan pertama adalah Ayutthaya, ibukota Thailand di masa lampau. Di kota ini kami tour satu hari untuk melihat sisa-sisa kuil-kuil di jaman dahulu. Sepanjang perjalanan di kota itu, kok saya ga pernah nemu orang Indonesia yah? Kalau ketemu turis yah pasti bule-bule backpakeran kaya kami ini. Malamnya ketika kami sudah sampai di Bangkok kembali,  beberapa teman tidak sabar untuk belanja, jadilah kita berbelanja di pasar di sekitar Patpong, lagi-lagi saya tidak menemukan orang Indonesia. Gimana sey? Katanya orang Indo sering ke Bangkok?😀 Atau mungkin karena daerahnya, daerah “terlarang”? hehehe

Grand Palace

Keesokan harinya kita muter-muter Bangkok untuk melihat Grand Palace, istana sang Raja Thailand yang megah dan menawan, karena kami traveler sejati (cieee..) jadi urusan oleh-oleh ntar aja dey belakangan. Disini pun, saya agak berbangga sedikit, karena akhirnya ketemu orang Indonesia juga ihiy! Yah cuma 3 orang, mereka satu rombongan. Itu juga karena mereka liat kita sibuk foto-foto sama penjaga di Grand Palace yang bentuk penjaganya ngikutin penjaganya di Palace London sana tuh, mereka akhirnya ikut-ikutan foto-foto trus ngomong ke kita: “eh dari Indonesia juga”. Akhirnya mikir, nemu juga ney orang Indo!

Doi Su Thep

Doi Su Thep

Tujuan berikut, kota Chiang Mai, kita pergi naik kereta api. Chiang Mai sendiri terkenal dengan kuil-kuilnya (yang paling terkenal Doi Su Tep), atraksi dan sekolah-sekolah gajah, thai massage yang mak nyusss, dan sekolah masak. Lagi-lagi ney yah…betul-betul dey ga ada orang Indo yang sepertinya tertarik sama tempat seperti ini, yang ada orang bulee semua..Yah memang, Thailand sungguh terkenal untuk tujuan wisata orang-orang Eropa jadi ga heran klo sering denger orang beraksen British uuuuuu…gwe rasa, di perjalanan itu, orang Indo yah rombongan kita doang. Sampe sana juga, udah muter-muter kota, ga nemu orang Indo. Padahal khan seru aja kale yah klo nemu orang Indo, bisa berbagi pengalaman😀

Untuk menuju Krabi, sebuah kota pantai yang terkenal dengan ke non riuh an nya (tidak seperti Phuket) dan tebing-tebing indahnya (Railay), dari kota Bangkok kami pun menumpang bis malam, yang lagi-lagi isinya bule..jiyayayay..betul2 tak ada orang Indo or even Asia. Saya mulai mikir, ini bener2 lagi ga ada orang Indo or naik pesawat kalau ke tempat yang jauh yah? Ga kaya kita yang on budget string, rela berpegel-pegel ria 12 jam di bis?😀 Again, di Krabi pun, ga ada orang Indo. Hohohoho

Dari Krabi, ke Phi-Phi island (tau dong Phi-Phi island terkenal dengan apa?) harus ditempuh menggunakan kapal speedboat yang kurang lebih 3 jam. Yah, pasti jalan ceritanya bisa di tebak dong yah…ga ada orang Indo, tapi nemu segerombolan orang Jepang, yang berpakaian ala mau ke mall, dengan high heels nya. hoho, sementara satu kapal isinya bule-bule berbikini, celana pendek, while, kita sey karena udh males juga yah pake jeans, pake celana pendek dan sendal jepit aja.

Somewhere around Phi-Phi Island

Somewhere around Phi-Phi Island

Sampe penginapan di Phi-Phi island, yang punya kaget ngeliat kita, dia tanya ke gwe, dari mana? Pas gwe bilang dari Indonesia, dia makin kaget, wah Indonesia?? Saya kira dari Malaysia or Filipina (hixxxxx…sedihhh), dia sey bilang, iya pernah ada kok yg nginep disini orang Indo…yah berarti cuma 1 or 2 kali aja dong. Huhuhuh. Yah seperti yang dibayangkan, ga ada orang Indo di Phi-Phi island, malah orang Asia bisa di hitung pake jari, biasanya sey dari Jepang (melihat dari ciri-ciri fisik).

Akhirnya hari-hari terakhir kami tiba, kami habiskan di Bangkok, waktunya beli oleh-oleh di pasar yang terkenal di sana, Cha Tu Chak market. Percaya ga percaya, akhirnya NEMU ORANG INDONESIA dan cukup lumayan banyak….beneran dey, mereka berkeliaran di sekitar pasar. Kalau liat toko oleh-oleh, bisa dipastikan pasti ada orang Indonesia disitu, entah bapak-bapak, ibu-ibu, mbak-mbak, lengkaplah semua. Seluas itu pasar, saya pasti liat ada aja orang Indonesia. Jadi berasa lagi di mall Ambassador, cuma bedanya nawarnya pake bahasa Inggris kale yeee. Malah sempet ketemu segrup anak2 kuliahan (kurang lebih) yang bawa belanjaan, trus ada yang bilang: kesini udah, kesana udah, kemana lagi dong yah?” huaaaaaaaaa…….borong jek?!

Sewaktu menunggu pesawat ke Jakarta, memang mayoritas orang Indonesia, Tp satu pertanyaan menggantung, kalian kemana aja kalau ke Thailand? Hehehe..Setelah tengak tengok kanan kiri, kayanya kok yang mukanya dekil, item, baju bau (karena ga mandi 2 hari) cuma kita doang yah? Hihihi, sementara penumpang yang lain masih segar-segar nan ceria (mungkin abis borong belanjaan, jadi ceria :D)

Seorang teman pernah bercerita, dia seminggu di Bangkok hampir setiap hari ke pasar untuk belanja belanja dan belanja, kalau ga ke mall, yah ke pasar-pasar gitu. Yah akhirnya saya mengerti, kemana orang-orang Indonesia kalau ke Thailand.

Lesson learned:

  1. Mau cari kerumunan orang Indonesia di Thailand? Coba ke pasar-pasar or mall-mall terdekat
  2. Sepertinya tujuan wisata orang Indonesia untuk pantai di Thailand, lebih memilih ke Phuket, padahal masih banyak tempat yg lebih indah dari Phuket lhoooo..contoh Krabi, Railay
  3. Susah nemu orang Indonesia di kota-kota di luar Bangkok (Phuket masih banyak lah yah)
  4. Semakin susah nemu orang Indonesia, kalau naik kereta api dan bis malam ke kota-kota tujuan di luar Bangkok, mungkin yang lain naik pesawat kali yah? Ato nyasar di pasar?😀
  5. Sebagai orang Indonesia, kalau ada pasar atau mall saya juga mampir kok! Istilahnya temen saya, yuk liat mall nya di Bangkok kaya apa? hahaha
Tulisan di atas tidak ada maksud menghina bangsa sendiri lho🙂 Just want to share that lot of interesting things beside market. Cheers!
Comments
10 Responses to “Where are You Indonesian?”
  1. Likes your style and the “red thread”
    Bravo shan…
    *semangat nulis lagi ah…

  2. ulm says:

    OmG trnyt majority of Indonesians are lame tourists! Lol!

  3. garit says:

    aaah tersindir…
    yaaa…baiklah klo ntar jalan ke luar saya ga akan minta ke mall ato tempat2 “hebring” doang!!!hehehe
    blame my mom…
    nice blog…

  4. Je says:

    kayaknya memang cuma orang indo yang punya “budaya oleh oleh”..
    jadinya ya ke pasar deh…hehehe…

  5. Vienzqy says:

    Cong! Thailand emang penuh sama orang Indo… yg sepi Manila tuh.. kayaknya seru tuh… Pinoy2 pan cakep2😀

    • Shanti Norita says:

      iya emang, my next Asian destination emang mau kesono, nunggu promo ah *coret china untuk sementara (masih ragu, halah)😀

  6. MOONZQ says:

    bo jikalau gw jjs , pst gw lbh memilih liat2 yg berhub dgn budaya mereka alih2 belanja kok bo..toss!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: